Perjalanan literasi selalu membawa makna yang lebih dari sekadar kata. Di tanah Purwokerto, sebuah kesempatan berharga hadir dalam gelaran Festival Literasi Banyumas (FESLITMAS) 2025. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi, belajar, dan menyelami kisah nyata tentang pentingnya pendidikan karakter, literasi keluarga, serta pencegahan bullying sejak dini.
Dalam sesi bedah buku parenting bertema Menelusuri Jejak Cerita Bullying, peserta diajak memahami bahwa praktik pengasuhan bukan hanya tentang merawat, tetapi juga membangun kesadaran emosional, empati, dan keberanian anak untuk saling melindungi. Literasi tidak hanya membaca tulisan, tetapi juga membaca realitas sosial, termasuk memahami dampak bullying terhadap perkembangan generasi.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur literasi, komunitas peduli anak dan keluarga, pemerhati pendidikan, serta masyarakat yang memiliki harapan besar terhadap masa depan generasi muda Banyumas. Kebersamaan ini menegaskan bahwa edukasi dan kepedulian adalah langkah nyata menuju lingkungan yang lebih ramah, sehat, dan bebas kekerasan.
Semoga perjalanan literasi ini membawa manfaat, membuka wawasan, dan menjadi jejak kebaikan yang terus tumbuh.






Purwokerto, 11 Oktober 2025

Leave a Reply