Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS di SMP Negeri 2 Ngaglik, Sleman, menjadi momen penting dalam pembentukan karakter kepemimpinan siswa. Dalam kesempatan ini, seluruh pengurus OSIS tidak hanya dibekali keterampilan organisasi, tetapi juga ditumbuhkan kesadaran untuk menjadi agen perubahan dalam gerakan anti bullying di lingkungan sekolah.
Melalui diskusi, refleksi, dan simulasi, para peserta memahami bahwa bullying bukan sekadar perilaku tidak menyenangkan, tetapi bisa berdampak serius terhadap mental, emosional, dan masa depan seorang teman. Karena itu, sebagai pengurus OSIS, mereka memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan saling menghargai.
Para pengurus OSIS menyatakan komitmennya untuk menjadi agen anti bullying dan siap mengkampanyekan gerakan “Say No To Bullying” di sekolah. Komitmen ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang peduli, empatik, dan bebas dari perundungan.
Terima kasih kepada adik-adik pengurus OSIS atas semangat dan antusiasnya. Semoga gerakan kebaikan ini terus menyebar dan menginspirasi sekolah-sekolah lainnya.



Yogyakarta, 30 Januari 2024

Leave a Reply