Yogyakarta – Komunitas Ibu Peduli Bullying (KIPB) kembali memperkuat misinya, kali ini dengan menyambangi para orang tua dan tenaga pendidik di SD Jolosutro, Piyungan.
Dalam sesi pertemuan yang penuh kehangatan ini, KIPB fokus pada kekuatan para ibu sebagai benteng pertama dalam mengenali, mencegah, dan memberikan dukungan emosional kepada anak-anak terkait isu bullying. Acara tersebut berlangsung akrab, menghasilkan diskusi yang mendalam di kalangan peserta.

Para bunda aktif bertukar pandangan mengenai wajah-wajah bullying yang beragam, serta konsekuensi jangka panjangnya bagi mental dan tumbuh kembang anak. Penekanan utama adalah bagaimana rumah menjadi pusat penguatan karakter, menjadikan orang tua garda terdepan dalam menciptakan lingkungan aman bagi buah hati.
Melalui inisiatif ini, KIPB menyerukan agar para ibu meningkatkan kepekaan dan keterbukaan terhadap dunia emosi anak. Bukan hanya berupaya keras agar anak tidak menjadi korban, tetapi juga memastikan mereka tidak berkembang menjadi pelaku. Hal ini dicapai dengan menanamkan nilai-nilai dasar seperti empati, rasa saling menghormati, dan keterampilan berkomunikasi yang sehat sejak dini.
Harapannya jelas yaitu semakin besar kesadaran dan pemahaman yang dimiliki para ibu tentang dinamika bullying, semakin kokoh pula fondasi yang kita bangun untuk generasi penerus bangsa, pribadi yang berintegritas, percaya diri, dan berhati mulia.
Piyungan, Yogyakarta, 28 Juli 2018

Leave a Reply